Saturday, July 29, 2017

Kenapa Indigo Disebut Pemalas dan Tukang Tidur? Ini Jawabannya

Halo guys, kali ini saya akan update lagi tentang hal yang banyak orang pertanyakan dari dulu saya masih orok sampe segede gajah haha. 5 Tahun lalu waktu saya masih SMK saya sering sekali merasa ngantuk di jam pelajaran dan juga malas untuk melakukan hal hal berat seperti silat dan ekstrakulikuler wajib lainnya. Hal ini bukan tanpa asalan walaupun saya tidak pernah memberikan alasan yang sebenarnya pada mereka yang bertanya dan juga para guru. Kenapa saya tidak memberitahu yang sebenarnya? Memang kenapa sih sep? Sekarang saya akan menjelaskannya disini karena saya bukan orang yang pandai menyampaikan uneg uneg melalui lisan.
Septino Wibowo
Seorang yang 'berbeda' dari manusia normal lainnya pasti akan merasakan lelah yang jauh lebih berat daripada manusia normal lainnya. Hal ini dikarenakan banyak dari 'mereka' yang suka datang dan pergi memberikan tekanan berat juga depresi. Hal ini saya alami dan yang paling buruk saya waktu setelah lulus SMP. Waktu itu saya sedang senang senangnya ke warnet untuk sekedar main game online bersama teman teman untuk menyibukan diri supaya tidak terlalu capek memikirkan 'mereka' yang sering usil dengan saya di kala waktu luang.

Flashback dulu ya, setelah saya masuk SMP saya memberanikan untuk tidur sendiri di kamar Mbak saya karena sudah kosong karena saya malu sudah gede dan juga tidak ingin terus merasa dihina 'mereka' yang terus berada disekeliling saya. Mbak saya sudah memiliki rumah sendiri jadi kamar kosong dan saya dibelikan kasur untuk tidur di kamar bekas Mbak dari uang amplop sunatan saya. Di malam pertama saya tidur sendirian hal yang saya rasakan adalah panas dingin yang luar biasa. Saat itu lampu menyala dengan terang tapi rasanya cahayanya semakin memudar berganti warna kelabu yang membuat saya pusing sekali.

Setelah itu saya mencoba untuk bangun dari tempat tidur dan saya melihat penghuni ruangan yang mungkin dari dulu sudah ada. Sosok hitam besar memiliki jemari panjang dan lebar juga kuku yang lancip. Wajahnya begitu mengerikan, semacam berkerut tapi bukan kerutan memang susah sih mendeskripsikannya tapi yang jelas dia membuat saya ketakutan. Sebenarnya saya pernah melihat dia waktu kecil. Dulu pas saya sudah umur 5 atau 6 tahunan saya bilang sama ibu untuk mandi sendiri. Dan ketika saya mandi sendiri sore hari menjelang maghrib saya melihat tangan hitam besar panjang mirip makhluk yang saya lihat di kamar ini. Tangan itu muncul dari dua lubang kotak yang dibuat untuk fentilasi udara kamar mandi. Saya mencoba berteriak tapi begitu susah sampai akhirnya saya tidak sadarkan diri dan ketika bangun sudah berada di tempat tidur.

Kembali ke masa SMP, makhluk hitam itu mencoba mendekati saya dengan bau busuk yang menyengat. Seperti bau telur busuk atau apalah yang jelas tidak enak sampai membuat saya ingin muntah. Saya berusaha sekuat tenaga untuk membaca istigfar sebanyak banyaknya, dalam hati saya mencoba untuk memberanikan diri melawannya dan mengatakan saya tidak takut berulang kali didalam hati sampai akhirnya dia menghilang dan lampu mulai terang kembali. Pagi harinya saya bertanya kepada Nenek, dan nenek bilang dia adalah penghuni tanah kampung ini dari jaman Nenek belum pindah ke Tayu (Karena Nenek asli orang Lasem, Rembang, Jawa Tengah). Nenek bilang kalo makhluk hitam itu adalah Genderuwo yang saya lihat waktu saya kecil dan ketika saya pengalami Astral Prjection dulu.

Baca juga Pengalaman Mengerikan Saat Astral Projection Pertama

Nenek menyuruh saya untuk menebar garam disekitar pojok kamar saya dan meminum madu sebelum tidur. Nenek bilang garam berfungsi untuk membuat pelindung ruangan kalo jaman sekarang dibilang kekai atau pagar dan madu berfungsi untuk menghilangkan aura negatif dalam tubuh. Malam ke dua saya coba saran dari nenek dan ternyata manjur, saya bisa tidur dengan nyenyak. Di malam berikutnya tidak ada gangguan berarti yang datang meskipun ada rasa sedikit risih jika terus diperhatikan dari sudut sudut ruangan tapi mereka tidak menggangu saya.

3 tahun kemudian ketika saya sudah lulus SMP dan hendak mendaftar ke SMK hal yang paling tidak menyenangkan terjadi kepada saya. Ketika saya jalan jalan dengan teman saya menikmati liburan panjang saya tidak sengaja menendang botol air minum di trotoar dan menginjaknya sampai tutupnya lepas. Saya kira itu tidak akan menjadi malasah sampai saya tahu setelah kejadian itu saya merasa ada yang mengikuti saya. Teman saya yang tidak tahu apa apa mulai terganggu dan setelah beberapa saat ketika sudah berada di tempat wisata teman saya kejang kejang tanpa sebab. Dan setahu saya teman saya tidak memiliki riwayat penyakit Epilepsi atau semacamnya. Setelah saya buka mata batin saya ternyata dia bercampur dengan aura makhluk lain yang artinya kerasukan. Saya bingung harus berbuat apa dan para pengunjung mulai berdatangan melihat teman saya yang kejang kejang dengan tatapan kasihan dan juga takut. Saya tidak bisa meruqyah ataupun hal lain untuk menyembuhkan teman saya karena waktu itu saya tidak kenal yang namanya ruqyah dan semacamnya.

Beruntung ada orang dewasa yang saya ketahui memiliki aura hijau yang damai datang menghampiri dengan cepatnya dia berlari dan menyuruh beberapa orang untuk memegangi tangan dan kaki teman saya. Saya ikut membantu memegangi tangan kiri teman saya dengan kaki saya sekuat tenaga karena saya tidak tahu kenapa tenaga teman saya menjadi begitu kuat. Ada satu orang lagi yang memegangi tangan kanan teman saya dan dua orang memegangi kaki kanan dan kiri teman saya.

Orang yang menyuruh kami memegangi teman saya itu kemudian membaca ayat Al Quran atau semacamnya dan berkata bertobatlah jin, keluarlah dari tubuh anak ini. Kemudian teman saya tiba tiba menatap orang itu dengan tajam dan meludahinya. Orang itu berkata lagi sambil mengusap wajah nya dari ludahan teman saya. Keluarlah kamu dari raga anak ini atau aku akan membunuhmu sampai ke anak cucumu. Kemudian teman saya tertawa ngakak entah kenapa sambil menatap saya, teman saya berkata lepaskan aku sep, aku tidak apa apa.

Dengan cepat orang itu berkata kepada saya jangan lepaskan itu hanya tipu daya jin munafik. Saya pun menuruti perintah orang itu dan terus memegangi tangan kiri teman saya dengan erat. Orang itu kemudian mengambil botol madu kecil dari saku celananya dan dia berkata lagi, jika kamu tidak mau pergi akan saya buat kamu terbakar sambil menodongkan botol madu kecil kearah mata teman saya. Kemudian teman saya tiba tiba menangis merengek meminta ampun jangan bakar kami.

Orang itu pun langsung membacakan sesuatu dan menekan nekan jemari kaki teman saya dan menepuk nepuk dada teman saya. Setelah itu dia bacakan lagi sesuatu dan menyuruh orang untuk mengambilkan kantung kresek. Kemudian ada ibu ibu yang memberikan kantung kresek itu, orang tadi membacakan sesuatu lagi dan memegang kening teman saya dan tiba tiba teman saya membuka matanya dan muntah muntah dan langsung dengan cekatan orang itu memberikan kantung kresek hitam ke teman saya untuk tempat muntahannya dan akhirya teman saya sadar.

Setelah duduk beberapa lama orang orang mulai meninggalkan kami dan hanya ada orang itu saja. Kemudian dia bilang kepada saya untuk menemukan botol yang saya tidak sengaja tendang dan injak tadi. Saya kaget mendengar ucapan orang itu saya penasaran kenapa dia bisa tahu dan dia menjawabnya dengan enteng, 'Karena kita sangat mudah terkoneksi'.

Kemudian kami berkenalan dengan orang itu yang bernama Pak Sumijan yang tinggal tidak jauh dari tempat wisata. Dan dia juga tau ternyata saya bisa melihat 'mereka'. Setelah berkenalan dan berbincang bincang Pak Sumijan berpesan segera temukan botol itu dan bawa ke Pak Mijan. Teman saya pun menggerutu menyalahkan saya karena hal itu dan saya juga gk mau kalah karena saya tidak sengaja. Akhirnya kami pun mencari botol itu bersama sama sampai tiga jam lebih tidak ada botol yang ada dijalanan.

Dan ketika saya akhirnya menemukan tutup botol tersebut saya tidak sengaja melihat sekilas sesuatu bahwa ada seorang yang mengambil botol tersebut tapi masih buram yang jelas dia membawa kantung besar. Kemudian saya mencoba berpikir apa yang barusan saya lihat tadi dan kenapa bisa seperti itu. Saya berpikir lagi tentang orang yang membawa botol air minum itu dan setelah sejenak berpikir saya akhirnya tahu bahwa yang mengambil botol itu adalah tukang rosok/ pemulung. Saya memberitahukan kepada teman saya yang mencari botol seperti mencari uang ratusan dollar dijalan haha. Pertama dia bingung dan tidak menyangka bahwa selama ini saya bisa melihat 'mereka' dan dia tambah bingung ketika saya berkata botol itu dibawa pemulung.

Tanpa pikir panjang lagi kita mencari pemulung itu yang kami yakin tidak jauh dari tempat sampah ya iyalah haha. Setelah mencari berkeliling perumahan akhirnya ketemu dengan pemulung tersebut yang saya yakini dia membawa botol itu karena saya melihatnya sekilas dalam pengelihatan saya. Ketika saya menghampirinya pemulung itu heran dengan kedatangan kami dan tambah heran ketika kami bertanya tentang botol tersebut. Akhirnya kami bernegosiasi untuk membeli botol tersebut kepada pemulung itu dan saya tidak menyeritakan hal yang sebenarnya karena saya tidak mau membuat pemulung itu takut. Akhirnya kami bayar pemulung itu lima ribu rupiah dan mencoba mencari botol didalam tumpukan barang didalam kantungnya. Saya merasakan aura yang luar biasa seperti menyetrum saya ketika saya menemukan botol tersebut dan langsung melepasnya dan menyuruh teman saya membawanya.

Setelah itu kami pun menemui Pak Mijan lagi dan memberikan botol tersebut. Pak Mijan menyuruh saya untuk memejamkan mata dan meditasi sebentar karena dia mau mengambil 'makhluk' yang mengikuti saya dan teman saya. Rasanya begitu enteng dibagian pundak dan kaki saya setelah 'makhluk' itu diambil. Dan Pak Mijan memutuskan untuk menyembunyikan 'makhluk' itu.

Pak Mijan juga berpesan jangan coba coba untuk mempelajari ilmu hitam atau khodam dan lain lain yang hasilnya akan menyekutukan Allah SwT. Dia berpesan untuk meningkatkan kestabilan roh saya dan tidak sering sering lucid dream dan membuat imajinasi saya dalam mimpi dan astral projection karena efeknya akan membuka pintu masuk bagi 'mereka' yang berniat buruk.

Setelah kejadian itu banyak ilmu yang saya dapat dari Pak Mijan dan juga peningkatan kemampuan saya yang saya simpan dan tidak ingin menggunakannya dengan sembrono. Dan ternyata semakin banyak ilmu yang didapat semakin banyak tanggung jawab yang harus diemban. Saya mulai terbiasa berkomunikasi dengan 'mereka' dan terkadang juga tidak ingin diganggu oleh 'mereka'.

Dan alasan kenapa seorang Indigo begitu kelelahan dan sering tidak stabil tidurnya adalah karena banyak dari 'mereka' yang akan datang ketika 'mereka' tahu jika indigo bisa melihat 'mereka'. Dan 'mereka' akan meminta bantuan kepada indigo untuk menyelesaikan masalah 'mereka'.  Itulah sebab saya jadi tukang tidur saat SMK bahkan ketika itu saya sering tidur dikelas dan dipoto oleh guru dan menjadi pajangan di grup Whatsapp dan juga grup Facebook SMK. Tittle pemalas karena jarang ikut silat juga saya sandang karena begitu banyak hal ketika malam hari saya terlelap. Saya tidak perduli dengan semua itu dan saya sering mencari alasan untuk menghindari aktivitas tersebut. Saya juga gagal konsentrasi menghafalkan sesuatu karena 'mereka' yang terlalu sering datang. Dan terkadang membawa aura negatif kepada saya sehingga saya mudah marah dan lepas kontrol.

Nah begitulah ceritanya guys, Seru kan hehe, jadi pesan saya kali ini adalah jangan sekali kali menghakimi dan mengklaim seseorang sebelum tahu kebenarannya hehe. Banyak hal yang orang lain tidak ketahui tentang saya dan saya juga tidak mau banyak hal yang mereka ketahui tentang saya. Walaupun saya ceritakan kisah saya disini, bukan berarti semuanya yang saya tulis akan membuat kalian tahu dan mengenal saya. Ok lah udah cukup sampai disini dulu ya ceritanya. Semoga kalian bisa mengambil hal positif dari kisah saya dan juga pengetahuan yang entah apa hehe. Akhir kata, 'mereka' ada disekitar kita. Septino Wibowo