Thursday, July 27, 2017

Pengalaman Mengerikan Saat Astral Projection Pertama

Halo guys, artikel ini memenuhi permintaan kalian yang penasaran inbox pengen diceritain dan juga sebagai media menuangkan uneg uneg saya sendiri hehe. Kalo kemaren membahas tentang hantu dan jin, kali ini saya akan menceritakan hal yang lebih gila dan sebenarnya hanya saya ceritakan kepada orang tertentu saja yang mau mendengarkan karena hal ini begitu terkenal dan sudah mendunia.
Septino Wibowo
Sebelumnya intermezo dulu yaak, menyambung cerita saya kemaren yang menceritakan perngalaman pertama melihat hantu, seiring berjalannya waktu saya mulai terbiasa dengan mereka yang datang dan pergi dan kadang membuat saya takut. Saya dulu adalah seorang yang sangat penakut mungkin sekarang masih penakut sih tapi dikit hehe. Dulu saat saya masih TK sampai kelas 6 SD selalu tidur dengan ibu saya. Ini agak memalukan untuk diceritakan sih tapi memang benar, padahal ada kamar kosong mbak saya yang tidak terpakai karena dia sedang bekerja di Jakarta dan hanya pulang setahun sekali saat lebaran tiba tapi saya begitu takut untuk tidur sendirian.

Bukan tanpa alasan kenapa saya begitu takut untuk tidur sendirian dari TK sampai SD kelas 6, tapi banyak hal yang membuat saya merasa tidak nyaman. Pertama, dibelakang rumah saya adalah pepohonan bambu dan juga pohon rindang gede yang sampai sekarang masih berdiri kokoh, kedua rumah saya yang memang banyak penghuni-nya, yang ketiga saya sudah bisa melihat mereka dengan jelas dan berkomunikasi lewat batin maupun lisan.

Waktu kelas 1 SD saya mulai merasakan hal yang janggal, setelah saya bertemu dengan 'mereka' dan juga berteman dengan beberapa 'anak' saya merasakan hal yang tidak nyaman. Saya merasakan ada yang mengikuti saya kemanapun saya pergi, sosok hitam yang menyerupai orang dewasa tapi tak begitu jelas rupanya selalu membayang bayangi saya kemanapun saya pergi. Ketika saya memberitahukan hal ini kepada Ibu saya, Ibu saya tidak percaya dan menganggap saya berhalusinasi. Ketika saya menceritakan hal ini kepada Nenek saya, ternyata dia paham apa yang saya rasakan karena ternyata dia juga 'bisa melihat mereka'.

 Waktu saya kecil saya tidak begitu pandai berbicara sehingga mungkin Ibu tidak menganggapnya serius tapi Nenek yang sudah paham memberikan benteng khusus kepada saya. Ada tiga makhluk yang saya berinama Nuh, Sun, dan Mahdi yang sudah saya kenal semenjak saya bisa melihat hantu anak kecil itu selalu menemani dan menjaga saya. Nenek bilang mereka adalah 'teman teman' nenek waktu kecil yang suka bermain dengan nenek dan sekarang saya menjadi teman baru mereka. Nenek bilang ada Jin qorin yang mengganggu saya tapi dia bukanlah hal yang menakutkan dan tidak perlu diapa apakan karena dia hanya suka menggoda. Tapi nenek bilang ada beberapa sosok yang tidak nenek kenal bersama saya dan nenek tidak tahu cara mengusirnya karena nenek tidak bisa mengaji.

Tanggal 21 September 2006, tepat malam jum'at hari kelahiran saya. Setiap tahun memang tidak ada perayaan apa apa ketika saya berulang tahun bahkan ibu ataupun nenek dan keluarga saya yang lain lupa tanggal lahir saya. Waktu itu saya sangat ingat nenek sedang menginap di rumah Bu de di Lasem, Rembang, Jawa Tengah. Dan hanya ada saya dan Ibu dirumah. Ibu saya adalah seorang yang sangat penakut begitu juga dengan saya, bahkan ketika saya ingin buang air besar ataupun buang air kecil saya selalu minta antar ibu sampai depan pintu kamar mandi walaupun ditutup saya ingin ibu menjaga disitu, hal ini terjadi sampai saya kelas 6 SD, memalukan sekali bukan? haha memang tapi ya begitulah karena rasa takut yang berlebihan.

Lanjut ke cerita, malam itu hanya ada ibu dan saya di rumah. walaupun rumah tetangga berjejeran rapat rasanya seperti hidup di hutan belantara yang gelap dan tanpa penghuni manusia. Begitu sepi dan sunyi. Malam itu saya tidak bisa tidur entah kenapa, tapi ibu saya begitu memejamkan mata langsung tertidur pulas mungkin karena kecapekan kerja seharian berdagang kue pasar seharian. Saya menatap langit langit dan melihat beberapa teman saya duduk manis didekat saya dipojok tembok kamar. Dia bilang jangan tidur malam ini, saya tidak mengerti maksudnya waktu itu karena memang saya tidak bisa tidur. Tapi lama kelamaan saya tertidur juga.

Saat saya memjamkan mata, saya merasa ada yang mengangkat badan saya. saya pun membuka mata saya dan melihat tubuh saya melayang sedikit demi sedikit, tapi saya juga melihat raga saya tertidur pulas disamping ibu. Saya mencoba meraih dan kembali ke raga saya tapi rasanya roh saya semakin cepat meninggalkan raga saya hingga saya terhempas ke dunia lain yang saya tidak tahu dimana. Semua terlihat geitu jelas walaupun didalam kegelapan, saya berteriak dan menangis sampai sesenggukan dan berlari entah kemana. Sampai saya bertemu dengan Nuh, Sun dan Mahdi yang memeluk saya dengan erat. Mereka tersenyum dan berkata selamat datang di dunia kami, saya pun kebingungan dan tak tahu dimana saya berada.

Mereka bertiga berjalan didepan saya dan Mahdi menggandeng saya sampai ke tempat yang sangat besar seperti sebuah istana megah yang menyeramkan. Saya melihat beberapa makhluk yang berada di belakang rumah saya si penghuni pohon bambu dan pohon besar berkumpul menatap saya melotot dengan wajah mereka yang begitu tak terbayangkan seramnya. Seolah olah mereka siap untuk membunuh saya, satu diantara mereka maju menghampiri saya, tapi setelah dia mendekat wajahnya berubah menjadi senyuman simpul dan memegang tangan saya. Dia berbisik dengan bahasa yang saya tidak mengerti lalu melepas tangan saya dan menghilang entah kemana. Begitu seterusnya sampai makhluk terakhir yang menghampiri saya, saya menoleh ke tiga teman saya dan mereka hanya tersenyum. Perlahan rasa takut saya mulai memudar, dan saya mulai berkeliling dan meninggalkan tiga teman saya.

Kemudian saya bertemu sosok yang menyerupai manusia tapi dengan tubuh yang tak utuh, dan hewan hewan aneh dan juga sosok hitam itu lagi. Dia berlari menjauh dan saya pun juga menghindari dia juga berlari lagi ke tempat tiga teman saya tapi saya tidak menemukan tempat itu lagi, semuanya mulai memudar dan berganti tempat baru yang terlihat kumuh dan menjijikan. Saya melihat ada orang tua memakai pakaian biasa berlengan pendek dan celana berwarna hitam menghampiri saya dengan senyuman, kemudian dia menggandeng tangan saya dan mengajak saya mengelilingi tempat itu sampai akhirnya ada makhluk makhluk yang berbisik ke saya tadi dan tiga teman saya bersama sama. Mereka melambai lambai kemudian saya menghampirinya bersama orang tua itu dan saya melihat raga saya yang sedang tertidur pulas itu lagi.

Tapi ada yang aneh, mereka tampak murung saat saya datang. Ternyata ada makhluk mengerikan dibelakang mereka yang tidak bisa saya deskripsikan bentuknya karena saya sudah tidak begitu ingat tapi yang saya ingat waktu rasa takut saya tiba tiba muncul lagi, makhluk mengerikan itu dengan gesitnya menghampiri saya dan mencekik saya. Saya melihat teman teman saya dan para makhluk itu mencoba untuk melepaskan cekikan makhluk mengerikan itu dari leher saya sampai akhirnya saya mendengar suara Adzan dan makhluk mengerikan itu melepaskan cekikannya di leher saya dan menghilang begitu juga dengan yang lainnya dan saya terbangun dengan keringat yang berjujuran serta gemetaran hebat. Saya masih melihat ibu saya tertidur pulas, dan saya melihat disekitar saya mereka berkumpul memenuhi kamar saya tersenyum mengarah ke arah saya dan pergi.

Sejak setelah hal itu terjadi saya sering mengalaminya beberapa kali dalam beberapa bulan, tapi saya tidak pernah bertemu dengan makhluk mengerikan itu lagi.

Note: waktu saya dicekik yang saya rasakan hanya takut yang luar biasa dan juga rasa sakit seperti dicekik beneran, gk percaya? buktiin aja sendiri hehe

Begitulah pengalaman saya di dunia astral, kalo kalian gimana? ada yang pernah merasakan hal yang sama? Mungkin kalian senasib dengan saya hehe. Sudah segitu dulu ya ceritanya, pegel ngetik nih hehe. Insya Allah cerita lanjutan bakal di update di artikel selanjutnya. Semoga artikel ini bisa memberikan pengetahuan kepada kalian semua dan saran saya sih jangan coba coba belajar Astral Projection karena tidak baik untuk kalian. Apakah Astral Projection Berbahaya? Jawaban dari saya adalah mungkin iya.

Walaupun sekarang ada pelatihannya di beberapa tempat di seluruh dunia dan mengatakan aman tapi bagi saya ini bukan hal yang menyenangkan dan bagi kalian yang tidak siap mental bisa gila. Hal yang berbahaya adalah ketika kalian tidak bisa menemukan tubuh kalian kembali walaupun kalian terhubung dengan Benang Emas yang menyatukan raga dan ruh kalian tapi jika kalian tidak bisa menemukan raga kalian, kalian akan tersesat di dunia astral. Dan juga apabila kalian bisa kembali ke dunia nyata biasanya sering kalian tidak sendirian karena ada beberapa dari 'mereka' yang sadar kalian itu masih hidup dan mengikuti kalian ke dunia nyata.

Membahas tentang cerita saya diatas kenapa bisa begitu detail dan ada bagian yang agak lupa karena saya memiliki ingatan yang kuat jika ingin mengingat ingat apapun dan tidak akan ingat jika tidak ingin mengingat ingatnya. Oke sudah cukup basa basinya ya. Thanks sudah mampir dan baca cerita ini, see you next story. Ingat!! 'mereka' ada di sekitar kita. Septino Wibowo