Thursday, August 3, 2017

Inilah Asal Usul dan Fakta Pocong Dalam Islam

Halo guys, kali ini saya akan memberikan informasi horror lagi seperti biasa. Kali ini saya agak gimana gitu karena informasi yang saya beritahukan adalah informasi tentang sang legenda hantu Indonesia hehe. Pasti tahu kan siapa, yupp Pocong. Apa yang pertama kali ada dipikiran kamu setelah mendengar kata 'Pocong'? Putih, Diikat kayak lepet jagung, muka serem, ngagetin. Ya memang popularitas si lepet jagung ini sangat luar biasa. Dari jaman dulu sampai sekarang ceritanya tidak bosan didengarkan tapi juga tak ingin bertemu yang asli hehe.
Septino Wibowo
Cerita dikit yaa seperti biasa, saat saya kelas XI SMK dulu saya pernah ketemu si lepet jagung ini guys. Bukan hanya sekali, saya bertemu dengannya 2 kali dalam tiga hari berturut turut. Ini sangat membuat saya tidak nyaman. Bukan rahasia lagi lah kalo di setiap sekolahan pasti banyak 'penghuninya'. Dari yang cantik sampe yang amit amit semuanya berkumpul seperti keluarga besar. Dan yang paling saya tidak suka adalah mbak kunti dan mas pocong eh emang saya tahu ya jenis kelaminnya haha. Ok cukup the ghost gangster hehe. Ceritanya gak serem kok tapi mungkin akan serem kalo kalian baca sambil nyetel musik Rock nah lo.

Cerita dimulai, saya ingat sekali waktu itu hari minggu bulan Agustus 2014. Pagi hari saat menghadiri acara rapat organisasi entah membahas apa tapi yang jelas bubar jam 12 siangan. Setelah rapat selesai semua orang pulang ada juga yang ke mushola sekolah entah nongkrong atau apalah sedangkan saya masih berada dirungan kelas di lantai tiga kelas X TKJ waktu itu.

Saya merasa tidak nyaman karena banyak dari 'mereka' memperhatikan saya seperti takut, padahal saya tidak serem kan hehe, serius mereka kelihatan takut melihat saya dan saya tidak tahu kenapa. Ada satu hal yang janggal, ada sosok orang tua gemuk mengintip dari balik pintu ruang kelas, saya pun kaget karena tidak pernah berjumpa dengan 'orang tua' itu sebelumnya dari kelas X sampai kelas XI waktu itu.

Kemudian saya mencoba keluar kelas tapi ada 'anak kecil' yang bilang jangan hampiri dia (orang tua) itu. Saya makin kebingungan dengan ketakutan 'anak kecil' itu setelah itu saya mencoba keluar ruangan dengan mengendap endap dan mencoba melihat siapakah orang tua itu. Dan ternyata dia tidak ada lagi entah kemana. Saya pun turun ke lantai dua dan entah kenapa rasanya pundak saya terasa berat dan kepala saya tiba tiba pusing.

Saya pun duduk sebentar di anak tangga lantai dua tempat biasa saya nongkrong dengan teman saya setiap hari. Tiba tiba saya mencium bau yang tidak enak, seperti bau makanan kadaluarsa mungkin lebih tengik atau apalah yang jelas membuat saya mual dan akhirnya saya pergi ke kamar mandi di tangga lantai 2. Baru saya membuka pintu WC ada orang tua berbadan gemuk itu lagi dengan tatapan aneh membuat saya gemetar saya pun muntah muntah disampingnya karena sudah tidak tahan lagi. Setelah itu orang tua itu bergumam entah apa yang dia bicarakan tapi tiba tiba kepala saya terasa agak ringan.

Saya cepat cepat menyiram muntah muntahan saya dan permisi kepada 'orang tua' itu. Setelah itu saya turun melalui lorong Kepala sekolah tapi alangkah kagetnya saya bertemu dengan si lepet jagung berdiri tepat didepan saya mungkin jaraknya tidak terlalu jauh. Dengan penampilan ok ala setan dia menghilang entah kemana ketika saya berkedip. Kemudian saya tidak jadi lewat lorong kepala sekolah dan memutuskan lewat tangga bawah ke bengkel sekolah (untuk anak TKR). Setelah itu saya berjalan cepat dan meninggalkan beberapa teman saya yang masih ada di mushola dan menyapa mereka sejenak dan berjalan cepat lagi menuju panti.

Hari kedua, Waktu upacara hari senin seperti biasa tiba tiba ada anak yang kesurupan, tapi upacara tetap dilanjutkan sampai berakhir dan anak yang kesurupan adalah adik kelas saya TKJ cewek.Disitu saya melihat asap yang begitu pekat mengelilingi anak yang kesurupan itu kemudian saya mencoba mendekat dan melihat sosok anak kecil dibawah pohon belimbing melambai lambai tapi saya abaikan. Akhirnya saya kembali ke kelas dan belajar seperti biasa sampai pulang sekolah.

Setelah itu saya berjalan santai melewati lorong Kepala sekolah karena banyak anak yang duduk di kursi depan kelas nongkrong dan membaca entah apa. Saya mulai panik ketika tiba tiba kepala saya jadi pusing kembali, saya cepat cepat turun tangga dan menuju mushola untuk sholat Dzuhur bersama guru yang menjadi Imam dan beberapa anak dari kakak kelas dan adik kelas. Saya ingin bertanya kepada guru agama saya tapi saya tidak berani berterus terang jadi saya tidak jadi dan mengambil air wudlu dan segera mengisi shaf yang masih ada.

Setelah sholat saya merasa agak ringan dan tidak lama kemudian ada anak yang kesurupan lagi. Saya mencoba mengabaikan tapi pandangan saya terfokus kepada sosok yang saya temui kemaren di WC lantai 2. Dia menatap saya dan beberapa orang yang bisa melihat orang tua itu dengan tatapan aneh dan kemudian saya pergi pulang ke panti lagi.

Malam harinya, saat saya mencuci baju di kamar mandi panti. Ada perasaan aneh lagi yang muncul dan bau busuk yang begitu meyengat. Saya bergegas mencuci baju saya ala kadarnya dan selesaikan secepatnya kemudian saya menjemur baju saya. Di dalam gelap malam karena lampu di bagian jemuran baju mati saya mencoba untuk tenang dan menjemur baju saya seperti biasa.

Tapi aktivitas saya terhenti setelah melihat si lepet jagung berada disebelah saya dan berbisik entah apa saya tidak mengerti kemudian saya mencoba untuk tenang walaupun rasanya jantung mau copot dan darah bersesir. Saya mencoba untuk tenang dan melakukan aktivitas saya lagi (karena baju yang saya cuci banyak sekali) saya mempercepat gerakan saya dan menjemurnya dan mencantolkannya entah di bagian mana dan saya melangkah menuju kamar saya lagi.

Kemudian saya berpikir bagaimana si lepet jagung bisa sampai kesini padahal banyak jin positif yang terus berzikir di masjid. Saya pun segera sms kakak (waktu itu tidak dibolehkan membawa hp tapi karena banyak hal saya bawa walaupun saya tahu resikonya) dan beberapa menit kemdian kakak memberitahu saya untuk AP (Astral Projection) agar bisa membantu mengusir si lepet jagung dari saya. Setelah berhasil masuk saya bertemu dengan kakak dan ada sosok orang tua itu lagi dan anak kecil. Satu sosok lagi yang belum saya tahu yaitu seorang wanita tua dan kakak saya menghampiri mereka dan entah apa yang dibicarakan setelah itu saya disuruh pulang saya pun menurut. Sampai sekarang saya gk ngerti pocong itu mengikuti saya hehe, ketika kakak saya tanya dia cuma bilang mereka tahu kamu itu beda makanya mereka ngikutin kamu.

ASAL USUL POCONG (Si Lepet Jagung)
Baiklah sekarang saya akan memberitahukan asal usul Pocong dari jaman dulu sampai sekarang. Asal usul Pocong adalah ketika orang meninggal dan saat dimasukkan ke liang lahat lupa dibuka tapi pengikatnya maka orang mati tersebut akan gentayangan dan menghampiri orang orang yang mengikuti prosesi pemakaman dan orang orang yang bertanggung jawab untuk melepas tali pengikatnya dan juga keluarga. Sebenarnya tujuan Si Lepet Jagung cuma satu yaitu menyuruh orang yang bertanggung jawab oleh dia untuk menggali kemabil kuburannya dan melepas tali pengikatnya agar bisa tidur dengan tenang.

FAKTA POCONG MENURUT BANYAK SUMBER (Si Lepet Jagung)
Apa kamu percaya carita Asal Usul diatas? Kemudian apa fakta mengenai Pocong? Berikut Adalah faktanya:

  1. Bukan mayat yang gentayangan, dalam kehidupan nyata ternyata Pocong bukanlah orang mati yang gentayangan karena tidak dilepas tali pocongnya. Karena ketika manusia sudah meninggal dan dengan cara yang wajar tidak ada alasan untuk tidak tenang berinstirahat.
  2. Bau Pocong berbau busuk, ini mungkin agak beda dengan JIN yang lain. Dan memang karakter JIN berbeda beda.
  3. Berdasarkan ajaran Islam sendiri, penampakan hantu pocong yang seringkali diperbincangkan oleh banyak orang di Indonesia sebenarnya merupakan penampakan dari jin yang usil dan hendak mengganggu manusia. Dalam ajaran Islam, mempercayai kehadiran hantu pocong yang mengganggu karena tali pengikat kafannya belum dilepas artinya mengingkari beberapa firman Allah. Adapun ayat dalam Al Qur’an dan penafsiran yang berhubungan dengan penampakan hantu pocong dan bisa dijadikan dasar sebagai berikut:
QS. Al-Mukminun: 99 – 100
Yang artinya berbunyi “Demikianlah Keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, Dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku bisa berbuat amal yang saleh yang telah aku tinggalkan.

Tafsir As-Sa’di, halaman 559
Penafsiran ayat tadi berbunyi “Allah memberitahukan bagaimana orang yang kafir menyesali masa hidupnya. Dan mereka berharap agar Allah berkenan mengembalikan ke dunia pada saat menghadapi kematian. Dengan begitu, mereka berharap akan mendapat tambahan umur untuk memperbaiki diri. Namun hal itu hanyalah ucapan lisan, dan sama sekali tak akanbermanfaat baginya.

Surat Ali Imran ayat 169
Yang artinya berbunyi “Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rizki.”
Lalu siapakah hantu Pocong itu? Seperti yang sudah sempat dikatakan di paragraf sebelumnya, pocong sebenarnya adalah jin yang menjelma menjadi wujud hantu pocong itu sendiri untuk mengganggu manusia dan membuatnya berada dalam ketakutan. Asal usul pocong yang mengatakan bahwa pocong muncul karena tali kafannya lupa dilepas merupakan mitos yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia entah sejak kapan dan darimana asalnya. Tak hanya bisa berbentuk pocong, seperti yang kita ketahui dalam Islam jin juga diyakini bisa menjelma menjadi apa saja. Misalnya seperti kuntilanak, jin juga bisa berwujud demikian. Yaitu berpenampilan perempuan dengan rambut panjang dan wajah yang pucat.

Jadi kesimpulannya Pocong itu sebenarnya tidak ada, nama pocong adalah pemberian oleh manusia sendiri dan tidak ada di Kitab agama manapun. Karena pocong itu adalah Jin yang menjelma menjadi apa saja dan salah satunya adalah Pocong. Udah jelas kan? Masih takut? Derajat Manusia lebih tinggi dan yang pantas kita takuti hanyalah Allah SwT. Jangan sampai cerita rakyat yang musrik dan tidak bisa dijamin kebenarannya membuat kamu menjadi ingkar dan menyekutukan Allah SwT, Naudzubillah min dzalik.

Ok guys mungkin disini dulu yang dapat saya sampaikan, semoga artikel diatas memberikan wawasan dan pengetahuan kalian supaya menjadi lebih luas. Dan selalu bersikap kritis untuk mempercayai sesutu yang berhubungan dengan yang ghoib karena kebenaran hanyalah milik Allah SwT. Akhir kata, 'mereka' ada disekitar kita. Septino Wibowo