Saturday, September 16, 2017

Sejarah Hantu: 3 Hantu Mantan Pengabdi Setan "The Mōz"

Halo guys, kali ini saya akan bercerita lagi tentang sejarah 3 gadis "mantan" pengabdi setan. Tiga gadis ini mati setelah bertaubat dan dijadikan tumbal oleh orang tuanya sendiri. Pengabdi/pemuja dan bersekutu dengan makhluk ghoib untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan secara instan bukanlah hal yang baik. Banyak resiko dan juga kesengsaraan yang akan terjadi pada akhirnya.

Septino Wibowo
Awal mula kisah ini saya dapat dari seorang teman saya dari Jepara. Dia juga seorang yang mampu bekomunikasi dengan hantu. Sebenarnya ada yang mau saya luruskan, tentang melihat hantu. Seorang yang dari lahir diberi kamampuan bisa melihat dan berkomunikasi dengan hantu atau yang ghoib bukan berarti bisa meramal masa depan, menyembuhkan seseorang dengan cepat dan kemampuan luar biasa yang lainnya. Jujur, saya hanya bisa melihat dan berkomunikasi dengan "mereka" dan juga sesekali mendapatkan vision tanpa sengaja juga deja vu berulang kali, astral projection dan lucid saya kira semua orang bisa jadi jangan tanya saya soal penerawangan atau hal lainnya lagi ketika inbox dan dm karena saya tidak mampu mengutarakan hal seperti itu walaupun saya melihat mereka dalam foto kalian dan video. Teman saya ini diberi kemampuan selain berkomunikasi dengan hantu juga ruqyah atau menyembuhkan orang yang ketempelan atau kesurupan.

Saya tidak akan memberi tahu namanya dan juga dimana dia tinggal karena privacy dia yang tak ingin disebar. Di jepara paling ujung desa Mayong kami bertemu karena saya sedang traveling beberapa bulan lalu, saya pun bertemu dengannya dan dia menunjukkan kepada saya tempat yang dulu pernah untuk ritual pesugihan dan menyembah jin yang memberi kemakmuran pada jaman dulu. Kami menghampiri tempat itu tapi hasilnya nihil. Tidak ada sosok satu pun yang menampakkan diri dan mau berkomunikasi dengan kami. Teman saya bilang karena saya terlalu diikat oleh 5 penjaga saya. Saya pun izin dengan semua penjaga saya tapi rasanya tidak ada yang mau mengizinkan mungkin karena berbahaya.

Akhirnya malamnya kami kesana lagi, tempat itu sekarang menjadi kawasan perumahan tapi suasana mistis masih sangat kental terasa. Kami pun menunggu hingga satu jam lebih hanya ada beberapa "mereka" yang lalu lalang dan bukan sosok yang kami cari. Kemudian karena nampaknya aura yang sudah tidak bagus lagi kami kembali ke rumah teman saya. Perjalanan pulang dengan jalan kaki membuat saya tersentak ketika saya melihat sosok yang diceritakan teman saya berada tepat didepan kami. Sosok itu pun kaget ketika melihat saya melihat mereka dan segera pergi tapi saya mendapat pintasan cerita ketika mereka pergi.

Akhirnya kami pun sampai di rumah teman saya. Dia meminta maaf karena tidak bisa membuat saya berkomunikasi dengan mereka. Teman saya bilang bahwa mereka bukanlah makhluk munafik dan jahat. Walaupun bentuk mereka mengerikan, tapi mereka tidak pernah mengganggu warna. Mereka hanya nyangkut karena kematian mereka yang tidak wajar untuk tumbal. Teman saya bilang bahwa mereka juga sudah bertaubat sebelum meninggal dan mereka tidak pernah bertemu dengan orang tua mereka yang pindah ke kota besar setelah kematian 3 bersaudara itu.

Gambar wanita disebelah kiri, yang paling tua. Namanya Sulastri. Berkepribadian penurut sampai ketika dia muak dengan harta dan ajaran sesat orang tuanya membuatnya dihukum dirobek mulutnya karena menceritakan hal tersebut kepada bude nya. Kemudian dia meninggal menjadi tumbal pertama dengan kematian yang tidak wajar, sangat mengenaskan. Dia jatuh dari pohon dan matanya terbentur batu besar sampai bola matanya menghilang.

Gambar wanita dibagian tengah, kakak kedua bernama Sriyanti. Sangat saat agama dan sering dihukum orang tuanya karena pergi ke mushola untuk beribadah dan meninggalkan kewajiban sesat menyembah setan di pohon belakang rumah. Menjadi tumbal kedua dan mati secara tidak wajar ketika memasak tersandung sesutau dan masuk kedalam minyak panas.

Gambar wanita dibagian kanan, anak bungsu yang bernama Mini. Memiliki kekurangan dalam hal berbicara, karena dia tidak bisa berbicara atau bisu. Teman temannya sering mengejeknya dan menjadi kesayangan orang tuanya karena selalu menurut mengikuti ritual. Mati karena terjun bebas dari atap rumah dan menaruh kapak dibawahnya dan mengenai perutnya.

Mereka bertiga mengaku sadar dan sebelum meninggal telah bertaubat dan memohon maaf kepada Tuhan, tapi sesuatu merasuki mereka dan membuat mereka celaka dan meninggal. Cerita ini saya dapat dari teman saya dan saya mendapat lintasan cerita itu hanya sekedar tragisnya mereka meniggal. Saya tidak tau kebenaran cerita aslinya karena itu terserah kepada kalian sendiri. Yang jelas mereka bertiga semua berpenampilan seperti digambar sebelum meninggal, mengenakan baju ritual dan kerasukan sesuatu.

Demikianlah cerita tentang 3 hantu mantan pengabdi setan yang saya beri julukan The Mōz karena mereka bertaubat sebelum meninggal. The Mōz yang artinya pembersihan saya beri nama kepada mereka karena mereka mencoba membersihkan diri sebelum akhirnya meninggal dengan tidak wajar dan membuat mereka nyangkut.

Ilustrasi gambar diatas saya buat sebaik mungkin karena wajah asli mereka rusak dan tidak bagus lagi, saya membuat wajah mereka sebelum meninggal supaya terlihat seperti itulah mereka dulu dan begitu juga ilustrasi Mahdi and friends. Mereka juga tidak sebagus itu wajah mereka sekarang karena saya mengambil wajah mereka ketika mereka masih hidup.

Ok cukup disini dulu ya ceritanya, semoga kalian bisa mendapat pelajaran dari cerita diatas dan juga menghibur kalian. Jangan lupa untuk berkunjung ke channel YouTube saya >> SEPTINO WIBOWO
Di channel saya akan membahas seputar hal mistis dan horror. Akhir kata, jangan panik dan was was karena "mereka" selalu ada di sekitar kita. Septino Wibowo