Tuesday, October 24, 2017

Bertemu 'Teman' Baru Si Kuntilanak Bernama Nina

Halo guys, kali ini saya akan bercerita tentang 'teman baru saya mbak kunti bernama Nina. Ini bukan versi Sejarah Hantu ya, ini hanya proses atau pengalaman saya bertemu dengan mbak kunti ini karena versi Sejarah Hantu nya belum saya dapat. Kenapa? karena proses pengambilan atau cerita mbak Nina tentang dirinya melalui visual story itu capek banget guys. Mengingat saya juga baru sembuh kemaren jadi akan saya share secepatnya insya allah.

Septino Wibowo
18 Oktober 2017,
Hari ini saya masih merasa sakit, kepala pusing berat, perut sering mual dan sekujur tubuh terasa sakit karena makhluk aneh yang menempel di tubuh saya. Kalo yang belum tahu baca dulu cerita sebelumnya ya biar ngerti maksudnya. Hari itu, Kakak saya dari Lasem berkunjung ke Tayu. Dia tidak sendirian karena ada sosok wanita yang menempel di belakang kakak saya. Sosok itu melekat di tubuh kakak seperti prangkau dan kakak juga merasa hal aneh seperti pundaknya yang terasa berat.

Saya yang sedang sakit hanya melihat samar samar sosok itu malah hampir tak terlihat. Setelah kakak berkunjung dan mengingatkan saya untuk diruqyah karena sakit saya yang seperti dulu (Dulu pernah sakit seperti ini tapi tidak separah ini) kakak pun berpamitan pulang. Tapi saya lihat sosok itu tidak lagi ada di sekitar kakak. Kemudian saya celingukan mencari keberadaan sosok itu tapi tak terlihat lagi.

Malamnya, tiba tiba ada hal aneh seperti suara suara barang berjatuhan, suara suara aneh seperti bisikan tapi saya tidak melihat siapapun. Saya pun tidak tahan dan akhirnya sholat malam 5 rakaat dengan susah payah dan sekuat tenaga. Setelah itu tubuh saya terasa sedikit ringan. Tak lama kemudian sosok berambut panjang berbaju lusuh lewat didepan saya. Saya pun kaget melihatnya dan sosok itu juga kaget melihat saya. Kemudian sosok itu bersembunyi dibalik lemari tua saya. Setelah itu, saya pun melihat lihat sekitar, saya pun ke ruang tamu bertanya pada 'penghuni ruang tamu' siapa wanita itu. Penghuni ruang tamu berkata, 'Nina' yang tadi pagi bersama kakakku. Ternyata penghuni ruang tamu tadi merasa nyaman menerima kehadiran Nina dan mempersilahkan Nina untuk tinggal sementara di rumah ini.

Sebelumnya saya hampir marah kepada 'penghuni ruang tamu' karena berani menerima 'tamu' tanpa izin saya terlebih dahulu karena biasanya 'penghuni ruang tamu' itu galak kepada setiap MG yang mencoba tinggal. Tapi, kali ini 'penghuni ruang tamu' bilang merasa nyaman dengan kehadiran Nina berarti sosok ini bukan sosok negatif. Tapi kenapa sebelumnya sosok ini menempel di kakak? hmmm pusing kalo memikirkan hal aneh ini.

Saya pun bertanya lagi kepada 'penghuni ruang tamu' dimana Nina tapi 'penghuni ruang tamu' keliatan ketakutan melihat saya dari awal dan menghilang. Saya pun bingung dengan sosok ini dan akhirnya kembali ke kamar sebelum ibu bangun dan melihat saya berdiri bengong seperti orang gila. Di kamar saya melihat sosok itu tidak terlalu jelas tapi dari auranya sosok ini memang tidak negatif. Saya pun membiarkannya kemudian kembali tidur.

21 Oktober 2017,
Setelah saya sembuh, saya pun bisa melihat sosok Nina dengan sedikit lebih jelas begitu juga dengan Mahdi cs serta Raden dan Kanjeng saya. Ternyata Mahdi cs sudah mengenal sosok Nina ini dari dulu sejak masih tinggal di lasem saat nenek saya masih kecil. Sosok Nina ini terlihat seperti orang belanda dengan penampilannya dan ternyata setelah saya tanya memang benar. Dia meninggal di tahun 1940an dibunuh oleh nippon yang berkuasa saat itu.

Belum banyak hal yang saya tahu dari sosok Nina ini tapi saya membiarkannya tinggal di rumah ini selagi dia menaati peraturan di rumah ini yang sudah diberitahukan Mahdi cs kepadanya.

Ok guys, mungkin cukup sekian dulu ya ceritanya. Next bakal ada cerita Sejarah Hantu mbak atau nenek Nina ini hehe bingung nyebutnya soalnya dia meninggal di umur belia tapi sudah lama sekali haha. Ingat, 'mereka' ada dimana mana. Septino Wibowo